Letak Geografis Kota Sabang

Kota Sabang merupakan wilayah paling barat di Republik Indonesia. Secara geografis Kota Sabang terletak pada koordinat 05o 46' 28" - 05o 54' 28" Lintang Utara (LU) dan 95o 13' 02" - 95o 22' 36" Bujur Timur (BT). Kota Sabang terdiri dari lima pulau, yaitu Pulau Weh, Pulau Klah, Pulau Rubiah, Pulau Seulako dan Pulau Rondo. Secara administratif, Kota Sabang terbagi menjadi dua Kecamatan, yaitu Sukakarya dan Sukajaya. Serta terbagi menjadi 18 Gampong (Desa).


Luas keseluruhan daratan Kota Sabang adalah 153 Km2 (Sabang dalam angka 2009), terdiri dari Kecamatan Sukakarya seluas 73 Km2 dan Kecamatan Sukajaya seluas 80 Km2. Berdasarkan analisis data citra satelit tata ruang Kota Sabang 2004, luas keseluruhan Kota Sabang ialah 1.042,3 Km2 (104229,95 ha), dengan luas daratan 121,7 Km2 (12.177,18 ha) dan luas perairan 920,5 Km2 (92.052,77 ha).


Luasan daratan pulau-pulau di Kota Sabang :

  1. Pulau Weh ( Luas : 12.066,56 ha )
  2. Pulau Klah ( Luas : 18,66 ha )
  3. Pulau Rubiah ( Luas : 35,79 ha )
  4. Pulau Seulako ( Luas : 5,5 ha )
  5. Pulau Rondo ( Luas : 50,67 ha )
Total Luas Daratan 12.177,18 ha.
Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
Globe View
AUTHOR
August 7, 2016 at 11:40 AM delete

GlobeView Indonesia merupakan perusahaan berbasis teknologi informasi yang memiliki pengalaman dalam bidang survey & pemetaan.

Beberapa layanan yang mendukung pengelolaan data citra satelit meliputi:
1. Penyediaan sumber daya surveyor untuk pemetaan / klasifikasi lahan
2. Interpretasi data citra dan kartography
3. Processing data GIS Remote sensing.
4. Training tingkat dasar bidang pemetaan / GIS Remote Sensing. Tool & equipment GIS Remote Sensing [GPS Trimble, Juno dll]
5. Pengadaan beragam data citra satelit seperti: QuickBird, WorldView-1, WorldView 2, WorldView 3, Ikonos, dan GeoEye-1, citra satelit resolusi tinggi dari ASTRIUM/Airbus Defence & Space (Pleiades dan SPOT 6 & 7) , ALOS (PRISM dan AVNIR-2), SPOT (SPOT 4 dan SPOT 5), , RapidEye, ASTER, LANDSAT (LANDSAT 5, LANDSAT 7, dan LANDSAT 8) maupun beragam citra satelit lainnya.
6. Dukungan bimbingan teknis (bimtek) kegiatan analisa kebijakan daerah
7. Aplikasi system informasi geografis baik untuk sektor nirlaba (untuk peta beneficiary, monitoring & evaluation, database managemen) maupun untuk Pemerintah Daerah yang biasanya digunakan untuk pendataan asset, pajak, data infrastruktur daerah, tata ruang dan manajemen pengelolaan pemerintahan.


Untuk mendapatkan penawaran atau informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Lia Indriati
GlobeView Indonesia

GIS Remote Sensing Engineer
Mobile/WA: 0815-1439-0815
info@globeview.co.id
www.globeview.co.id
https://www.facebook.com/globeviewid/

Reply
avatar