Legenda Sang Putri Cantik Jelita Di Pulau Weh

Berbicara tentang legenda, memang dahulu dipercayai kalau Pulau Weh itu bersatu dengan daratan Sumatera, namun setelah terjadinya gempa bumi yang dahsyat pulau ini terpisah dengan daratan. Kini Pulau Weh berjarak 18 mil dari daratan Sumatera. Akibat gempa tersebutlah sehingga tanah di Pulau Weh menjadi tandus dan gersang.


Menurut sebuah legenda menceritakan, ada seorang Putri Cantik Jelita yang mendiami pulau ini meminta kepada Sang Pencipta agar tanah di pulai ini bisa ditanami. Untuk itu, dia membuang seluruh perhiasan miliknya sebagai bukti keseriusannya. Sebagai balasannya, Sang Pencipta kemudian menurunkan hujan dan gempa bumi di kawasan tersebut.

Kemudian terbentuklah danau yang lalu diberi nama Aneuk Laot. Danau seluas lebih kurang 30 hektar itu hingga saat ini menjadi sumber air bagi masyarakat Sabang meski ketinggian airnya terus menyusut.

Setelah keinginannya terpenuhi, sang putri menceburkan diri ke laut, yang kemudian menjadi sebuah pulau yang dikenal dengan nama Pulau Rubiah. Di lokasi yang jadi tempat pembuangan semua perhiasan sang putri tersebut pun menjadi taman laut yang memiliki terumbu karang yang indah.

Meski tidak ada sumber yang tertulis dengan jelas, keinginan sang putri agar Sabang menjadi daerah yang subur dan indah setidaknya tercermin dari adanya taman laut yang indah di sekitar Sabang. Dan legenda ini semoga dapat menjadi cemeti untuk memotivasi para stake holder yang telah diberi amanah untuk membangun dan mengembangkan Kawasan Sabang jauh lebih baik dan lebih indah dibanding dengan keinginan sang putri jelita di dalam legenda yang sudah beredar luas dikalangan masyarakat Sabang tersebut.

Cerita legenda Pulau Weh ini mungkin sudah sering kita dapat di blog-blog lain dan ada juga yang sudah tertulis dalam beberapa buku yang menceritakan tentang Pulau Weh. Karena ini cerita legenda, jadi boleh dipercaya boleh tidak.


Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
Wibby
AUTHOR
October 23, 2017 at 6:09 AM delete

Menarik juga ceritanya. Jadi penasaran sama pulau rubiah

Reply
avatar